Friday, January 28, 2022

Hands Down

Bakat organik dari molekul kompleks yang bersifat kontinuitas yang diwarisi oleh Energi aktual (radiasi kosmik) menjadikannya sangat penting dalam perannya melalui peristiwa-peristiwa perjalanan kosmik menuju kesadarannya sendiri.

Semakin dalam perjalanan ia atau semakin dalam kesadaran ia membuatnya tenggelam di samudera sebagai molekul kompleks bersel satu. Ia bereproduksi dengan cara membelah dirinya sendiri dan seiring berjalannya waktu ia bereproduksi dengan molekul kompleks yang lebih rumit begitu juga sebaliknya.

Sesekali permukaan menggodanya dengan cahaya, membuatnya penasaran tentang apa yang berada di atas sana. Ia tinggal di kegelapan laut yang dalam, Semakin dangkal kedalamannya maka semakin terang cahayanya.

Jika ia hidup pada masa kini dapat disimpulkan bahwa pertanyaan di benaknya sama dengan pertanyaan di benaknya pada waktu ia hidup di dalam laut yaitu keingintahuan tentang apa yang berada di luar permukaan laut dan keingintahuan tentang apa yang berada di luar permukaan planet bumi.

(Parallel) 
Ia bersusah payah untuk mencapai permukaan air namun kondisinya saat ini tidak mungkin untuk mencapai rasa ingin tahunya untuk menjadi aktual. Ia membutuhkan evolusi. 
Berbagai mesin sudah dikonversi dengan sangat meminimalisirkan daya penggunaan bahan bakar karena secara sistematis masih tidak mungkin bahkan untuk menempuh bintang terdekat dengan jarak 4.3 tahun cahaya. 

Kondisi konsumtif dan banyak hal lain memaksanya untuk melewati banyak mutasi. Kini ia memiliki sirip untuk berenang menuju permukaan namun setelah persis mencapai permukaan ia tidak dapat melihat apa-apa dikarenakan matanya belum kompatibel dengan keadaan di luar permukaan laut.
Pesawat ulang-alik tanpa awak milik Inggris lagi-lagi terbakar di atmosfer.

Sirip-siripnya sekarang lebih menyerupai empat kaki. Bermata basah dan berdarah dingin. Amfibi pertama yang keluar dari atmosfer / Aldrin dan Armstrong yang baru keluar dari samudera.

"Baiklah, belova tersayang. Apa kau benar-benar mengerti apa yang sedang aku pikirkan ?"

"Kenapa peran radiasi kosmik hanya terjadi sekali saja pada saat di atmosfer ?"
belova malah balik bertanya.

"Karena ia diblokir oleh fotosintesis dari tanaman. Kandungan atmosfer telah banyak berubah seiring dengan keberadaan tumbuhan di planet Bumi." Tom menjawabnya.

"Jika radiasi kosmik (Energi Aktual) adalah cinta pertama atau benih kehidupan pertama bagi planet Bumi itu berarti kita semua atau umat manusia adalah keturunannya ?"

"Ya... Bayi pertama atau molekul kompleks yang amat sangat rumit itu kini lebih dikenal sebagai DNA dalam ilmu modern."

Semakin ia menyadari, 
Semakin dalam ia menyadarinya. 
Ia menyadari terdapat Molekul Kompleks atau DNA Kosmik di dalam dirinya, atau ia lebih suka menyebutnya sebagai DNA cahaya.

Berjuta-juta bintang di dalam berjuta galaksi dan kosmik memilih planet Bumi sebagai bintang pertama yang ditandai... olehnya.

Musik The Beatles terdengar samar-samar. Udaranya dingin di luar sini. Belova dibalut oleh beberapa lapis pakaian dengan botol Heineken di tangan kirinya, masih terisi penuh. Kedua tangannya mengenakan sarung tangan. Duduk di situ. Di samping Tom.

Belova menengadah ke atas. ke langit malam yang bebas polusi cahaya. Di sana bertaburan banyak bintang. Sambil memperhatikan kerlap kerlip mereka, ia berbisik di dalam hati. Jadi, aku harus memanggilmu apa ? kakek atau nenek ?

Jupiter and Saturn alignment above Sphinx